Saya ingin cuti...istirahat dari kesibukan saya memikirkanmu dan kamu. Hidup berjalan rutin seperti ini setiap harinya. Bukan....bukan saya tidak bersyukur atas apa yang saya punya sekarang, saya cuma ingin pergi dari ini sebentar. Saya tau kamu pun kadang bosan. Bosan dengan rengekan-rengekan saya, tangis saya, egoisnya saya, marahnya saya. Tapi pernahkah sekali saja kamu merindukan kejelekan saya?
Seperti saya kadang merindukan kamu mencubit pipi saya. Sakit, tapi saya tau itu tanda kamu sayang.
Nah nah....saya mulai lagi memikirkanmu.
Rainy Sunday
Ah,kenapa hujan kerap dimaknai sebagai aral, ketimbang percaya bahwa lengkung pelangi yang kelak jatuh di kotamu begitu penuh pukau? (Hujan menghasut kenangan)
Jumat, 20 Januari 2012
Rabu, 18 Januari 2012
just believe
.........Thought I couldnt live without you
It's gonna hurt when it heals too
It'll all get better in time
Eventhough I really love you
I'm gonna smile cause I deserve to
It'll all get better in time...............
...If I'm dreaming
Don't wanna let, hurt my feelings
But that's the path, I believe in
And I know that, time will heal it....
.......Since there's no more you and me
It's time I let you go so I can be free
And live my life how it should be
No matter how hard it is I'll be fine without you
Yes I will.
It's gonna hurt when it heals too
It'll all get better in time
Eventhough I really love you
I'm gonna smile cause I deserve to
It'll all get better in time...............
...If I'm dreaming
Don't wanna let, hurt my feelings
But that's the path, I believe in
And I know that, time will heal it....
.......Since there's no more you and me
It's time I let you go so I can be free
And live my life how it should be
No matter how hard it is I'll be fine without you
Yes I will.
Saya sebut ini perjalanan
-Begitu sederhana perjumpaan. melembut dalam sapaan.
Saya masih ingat malam pertama perjumpaan kita. Masih saya ingat betul wangi parfum yang kamu pakai : Bvlgari extreme. Kita bertemu di gang kecil-jalan menuju rumah saya. Saling mencari. Saya ingat betul pertama kali saya melihat kamu. saya sibuk menenangkan debar jantung saya sendiri.
-Hubungan kita terlalu banyak diisi dengan pertengkaran. terlalu banyak keributan. Saya tau sayalah penyebab semuanya. Kamu tau saya begitu peka dan mudah tersinggung. Saya tau kamu terlalu banyak mengalah untuk saya. Saya tau kalau saya terlalu merepotkan dan menjengkelkan.Saya tau kamu sudah terlalu lelah, tetapi kamu tidak berani mengambil langkah.
-Kamu tau? saya ingin semua tetap baik-baik saja. Saya ingin tetap mengingatmu sebagai pemuda simpatik yang kepadanya saya pernah jatuh cinta. Saya ingin ini semua tidak berakhir. Tapi saya tau, itu tidak mungkin.
Saya masih ingat malam pertama perjumpaan kita. Masih saya ingat betul wangi parfum yang kamu pakai : Bvlgari extreme. Kita bertemu di gang kecil-jalan menuju rumah saya. Saling mencari. Saya ingat betul pertama kali saya melihat kamu. saya sibuk menenangkan debar jantung saya sendiri.
-Hubungan kita terlalu banyak diisi dengan pertengkaran. terlalu banyak keributan. Saya tau sayalah penyebab semuanya. Kamu tau saya begitu peka dan mudah tersinggung. Saya tau kamu terlalu banyak mengalah untuk saya. Saya tau kalau saya terlalu merepotkan dan menjengkelkan.Saya tau kamu sudah terlalu lelah, tetapi kamu tidak berani mengambil langkah.
-Kamu tau? saya ingin semua tetap baik-baik saja. Saya ingin tetap mengingatmu sebagai pemuda simpatik yang kepadanya saya pernah jatuh cinta. Saya ingin ini semua tidak berakhir. Tapi saya tau, itu tidak mungkin.
Selasa, 17 Januari 2012
Terlanjur...walau hancur separah apapun saya harus pergi.
Kamu cukup tinggal disini, jangan ikuti saya lagi. Saya cukup lelah denganmu
ini bukan salahmu..ini salah saya yang membiarkan diri ini begitu liarnya, tak terkendali.
Saya tidak suka terlalu diikat, apalagi mengikatkan diri saya terlalu kuat kepada anda. Tidak. saya takut tidak mampu lagi menopang berat badan saya karena terlalu lama anda sokong
Cukuplah disini, (mungkin) ini akhir.
Kamu cukup tinggal disini, jangan ikuti saya lagi. Saya cukup lelah denganmu
ini bukan salahmu..ini salah saya yang membiarkan diri ini begitu liarnya, tak terkendali.
Saya tidak suka terlalu diikat, apalagi mengikatkan diri saya terlalu kuat kepada anda. Tidak. saya takut tidak mampu lagi menopang berat badan saya karena terlalu lama anda sokong
Cukuplah disini, (mungkin) ini akhir.
Langganan:
Postingan (Atom)

