Rainy Sunday

Ah,kenapa hujan kerap dimaknai sebagai aral, ketimbang percaya bahwa lengkung pelangi yang kelak jatuh di kotamu begitu penuh pukau? (Hujan menghasut kenangan)

Minggu, 15 Januari 2012



Diposting oleh putlittetia di 03.48
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

My facebook

Putri Septia

Buat Lencana Anda

get closer :)

Foto saya
putlittetia
Lihat profil lengkapku

Corat-coret

  • ▼  2012 (28)
    • ▼  Januari (28)
      • Rehat
      • just believe
      • Saya sebut ini perjalanan
      • When you're happy like a fool Let it take you ov...
      • memikirkanmu, menyisakan jerawat di jidatku
      • Terlanjur...walau hancur separah apapun saya harus...
      • aku berpikir : kenapa setiap tulisan harus ada jud...
      • there's no doubt (right now) I figure out i Love...
      • Emotion
      • Cerita
      • ...........there's nothing left to beg for.
      • Space Bounds
      • Bahkan kadang kau pun bisa salah menafsirkan... ma...
      • Trouble
      • sorrow
      • Imlek
      • my tears went to flow... i didn't know what to d...
      • i know it won't be the same never..... the wor...
      • Ask Ask Ask....May i Ask U?
      • Wishing
      • After January 10th, 2012
      • Rain over and over again
      • You (again)
      • a late morning through my head
      • Everything running through My HEAD today
      • 2 Januari 2011
  • ►  2011 (21)
    • ►  Desember (12)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (4)
Tema Perjalanan. Gambar tema oleh peeterv. Diberdayakan oleh Blogger.